Ekspedisi Gila: Dua Pemuda Keliling Indonesia Naik Motor Bebek Honda Kharisma Modif.
Pada awal 2015, dua riders—Dandhy Dwi Laksono dan Suparta “Ucok” Arz—meluncur dari Bekasi naik sepeda motor Honda Kharisma bebek modif dengan tujuan luar biasa: merekam kearifan lokal dan mempraktikkan prinsip ekonomi biru ala Gunter Pauli di jalanan Nusantara. Setelah tempuh hampir 20.000 km dalam waktu satu tahun, perjalanan mereka tuntas akhir 2015 di Bekasi—menyusuri Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Aceh.
Motor Bebek 125 cc = “Portal ke Pedalaman”
Meski tampil sederhana, Honda Kharisma yang mereka gunakan sudah disematkan modifikasi ringan—seperti knalpot touring, ban dual-purpose, dan rak untuk kamera dan drone. Motor ini menjadi alat vital: ringan, irit bahan bakar, fleksibel menyusuri jalan tani atau tepi hutan, serta mudah diperbaiki di bengkel kampung. Pilihan ini membuktikan bahwa motor bebek modif bisa jadi mobilitas tangguh untuk ekspedisi panjang tanpa perlu motor gede.
Catatan Kearifan Lokal & Ekonomi Biru
“Indonesia Biru” lahir dari konsep ekonomi biru, yaitu pengembangan lokal berkelanjutan. Sepanjang perjalanan, mereka mengabadikan desa adat seperti Baduy Dalam (Banten), Kasepuhan Ciptagelar (Jawa Barat), komunitas nelayan di Mentawai, hingga masyarakat Dayak di Kalimantan. Mereka merekam keberlanjutan tradisional: mikrohidro skala kecil, ekonomi credit union masyarakat adat Dayak, serta ketahanan pangan dan budaya.
Rintangan Epic & Adaptasi Lapangan
Meski hanya dua orang, tantangan mereka super berat—badai di Laut Sawu, hujan lebat di Sumatera, malaria di Mentawai, hingga jalan rusak di Papua. Rekor 20 ribu km bukan angka main-main: kondisi ekstrem ini bikin motor jadi “teman dan ujian” sekaligus. Mereka juga menjadikan pengalaman ini sebagai dokumentasi kritis terhadap persoalan pembangunan, kerusakan lingkungan, dan kegagalan kebijakan top-down.
Lebih dari Sekadar Cerita Jalan-Jalan
Hasil ekspedisi bukan cuma pengalaman pribadi, tapi konten dokumenter kuat. Tercatat enam film pendek tematik—termasuk “Baduy”, “Kasepuhan Ciptagelar”, dan “Kala Benoa”—serta puluhan artikel, foto, dan video. Semua dipublikasikan lewat website dan YouTube Watchdoc Documentary “Ekspedisi Indonesia Biru”. Dua riders pun berencana bikin buku dan film panjang dari perjalanan ini.
Berita Terbaru
Bocoran Kondisi Motor Pasca-Mudik: Jangan Tunggu Rusak, Cek 5 Komponen Ini di Bulan April!
Menempuh perjalanan jauh saat mudik Lebaran kemarin tentu memberikan beban ekstra pada motor kesayangan Anda. Memasuki awal April 2026, motor yang telah bekerja keras melibas kemacetan dan tanjakan terjal perlu mendapatkan perhatian khusus. Jangan bi
Bocoran Honda Vario 160 Terbaru, Bakal Ada Fitur RoadSync! Siap Ganti Motor?
Bocorannya sih makin valid, Brosis! Honda Vario 160 kabarnya bakal segera dibekali fitur Honda RoadSync. ✨
Tembus 2.500 Peserta! Program Mudik Bareng Honda 2026 Sukses Antarkan Ribuan Konsumen ke Jawa Tengah
Lebaran makin berkesan kalau pulangnya nyaman! 😍 Tahun ini, program Mudik Nyaman Bersama Honda 2026 sukses mengantarkan 2.521 konsumen setia ke Semarang dan Yogyakarta.
Libur Lebaran Tetap Tenang: Fitur HSTC New Honda ADV160 Bikin Aman Berkendara di Segala Kondisi Jalan! 🛵🛡️
Mau mudik atau libur lebaran pakai motor matik besar? Jangan cuma modal gas pol! Kenali fitur HSTC di New Honda ADV160 yang bikin kamu anti-selip saat melewati jalanan basah atau berpasir.
Mudik Aman & Nyaman: Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026 Resmi Dibuka, Simak Cara Daftarnya! 🚌🛵
ngin mudik lebaran tapi malas macet-macetan di atas motor? Tenang! Program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026 kembali hadir.